Donald Trump bersiap mengenakan tarif impor baru terhadap produk-produk dari puluhan negara pada Jumat 24 Juli mendatang menurut sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan rezim tarifnya tetap berlaku, bahkan setelah tarif global sementara sebesar 10 persen berakhir. Bulan lalu, pemerintahan Trump mengusulkan tarif baru minimal 10 persen terhadap 60 mitra dagang dengan alasan negara-negara itu dinilai memiliki standar longgar dalam menangani praktik kerja paksa. Mengingat rencana itu belum diumumkan resmi, tim Trump tengah mempersiapkan pemberlakuan tarif itu akhir pekan ini. Namun belum dapat dipastikan apakah besaran tarif yang akan diterapkan akan berbeda dari usulan awal. ( tbu )




