Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyebut Alibaba setuju membayar 600 juta dolar amerika untuk menyelesaikan penyelidikan federal terkait dugaan kegagalan mereka dalam mencegah penjualan dan impor obat-obatan ilegal serta zat-zat terlarang ke Amerika. Hal itu dilakukan untuk mengakhiri penyelidikan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Makanan, Obat-obatan, dan Kosmetik Federal atau FDCA antara 2016 dan 2024. Kesepakatan ini terjadi pada saat yang sensitif bagi Alibaba di Amerika. Bulan lalu, Anthropic menuduh Alibaba melakukan upaya berskala besar untuk secara ilegal mengakses model AI Claude miliknya menggunakan akun palsu dalam upaya mengembangkan chatbot pesaing. Alibaba juga menggugat Pentagon untuk meminta namanya dihapus dari daftar perusahaan militer Tiongkok. Daftar tersebut telah mendorong beberapa firma lobi berpengaruh untuk memutuskan hubungan dengan Alibaba. ( tbu)




