Peluang Bank Indonesia untuk kembali menaikkan lagi suku bunga acuan atau BI Rate, diperkirakan masih terbuka. Ekonom Bank Danamon Indonesia Hosianna Evalita Situmorang memproyeksi kenaikan yang lebih moderat, yakni 25 basis poin ke level 5,75%. Hal itu sejalan dengan momentum bank sentral maupun pemerintah menawarkan imbal hasil menarik pada aset berdenominasi rupiah dan ragam kemudahan seperti diskon 10% untuk swap hedging lindung nilai bagi investor asing. Bank sentral telah menaikkan BI Rate secara kumulatif sebesar 75 basis poin. Keputusan BI ini dinilai merupakan langkah luar biasa, ketika saat itu rupiah bertengger di level 18.100 per dolar. Gubernur BI Perry Warjiyo menilai, alasan mengerek BI Rate karena pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika diluar prediksi bank sentral. ( tbu )




