Setidaknya ada 27 negara telah bergerak cepat untuk mengakses pendanaan darurat dari program World Bank sejak perang Iran terjadi, seperti terungkap dalamsalah satu dokumen Bank Dunia. Meski demikian, Dokumen Bank Dunia tidak menyebutkan nama negara-negara atau jumlah total dana yang berpotensi diminta, serta Bank Dunia menolak berkomentar. Dokumen tersebut menunjukkan bahwa tiga negara telah menyetujui instrumen baru sejak konflik Timur Tengah dimulai pada 28 Februari 2026. Sementara, negara-negara lain masih menyelesaikan prosesnya. Perang dan gangguan yang diakibatkannya terhadap pasar energi global telah menghantam rantai pasokan global dan mencegah pengiriman pupuk penting mencapai negara-negara berkembang. ( ben )



