Inflasi Amerika Serikat kembali meningkat tajam pada April, didorong lonjakan harga energi dan pangan akibat konflik dengan Iran. Kenaikan harga konsumen selama dua bulan berturut-turut ini memperbesar tekanan ekonomi terhadap rumah tangga Amerika sekaligus meningkatkan risiko politik bagi Presiden Donald Trump menjelang pemilu sela November mendatang. ( tbu )



