Asperindo nilai kenaikan tarif e-commerce dipicu tertekannya margin jasa pengiriman

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) menilai kenaikan tarif layanan e-commerce yang dibebankan kepada seller saat ini, salah satunya dipicu oleh tertekannya margin industri jasa pengiriman. Ketua Umum Asperindo Budiyanto Darmastono mengungkap, dalam beberapa tahun terakhir, persaingan tarif yang ketat membuat banyak perusahaan kurir menahan kenaikan harga. Padahal, biaya operasional terus meningkat. Akibatnya margin usaha industri pengiriman semakin tipis. Tercatat, sejak awal Mei 2026, platform e-commerce menaikkan biaya layanan logistik yang ditanggung pedagang. Besarannya bervariasi pada kisaran single digit hingga belasan persen, tergantung wilayah, jenis layanan, serta tipe pengiriman.( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *