Microsoft mengumumkan rencana investasi senilai 25 miliar dolar, sekitar 308 triliun rupiah, di Australia. Investasi ini ditargetkan tercapai di akhir 2029. Microsoft akan menggunakan dana tersebut untuk meningkatkan kapasitas komputasi dan kecerdasan buatan, seiring potensi pertumbuhan permintaan teknologi akal imitasi AI di Australia. Microsoft mengatakan investasi tersebut akan mendukung perluasan superkomputer Azure AI dan infrastruktur cloud, memperkuat keamanan siber, serta mempromosikan pengembangan keterampilan AI di seluruh negeri. Microsoft juga mengumumkan rencana memperluas layanan cloud komersial dan AI, termasuk penawaran unit pemrosesan grafis untuk pelanggan Australia lebih dari 140 Persen pada akhir 2029. ( MIS )



