Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengungkapkan, industri pengolahan nonmigas mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,4 persen. Pencapaian tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,01 persen pada triwulan pertama tahun ini. Kinerja sektor manufaktur tersebut juga naik signifikan dibanding pada periode sama tahun lalu yang mengalami kontraksi 0,71 persen. Ditengah situasi ekonomi dan politik global yang sedang mengalami gejolak dan penuh ketidakpastian, juga adanya dampak pandemi Covid-19, kinerja sektor industri manufaktur Indonesia itu termasuk tumbuh gemilang. ( tbu )



