Meta, perusahaan raksasa teknologi asal Amerika Serikat mempertimbangkan melakukan pengurangan pemberian dana kepada organisasi berita. Pasalnya Meta ingin mengevaluasi kembali kemitraan yang sudah dicapai selama beberapa tahun terakhir. Salah satu evaluasi yang didapatkan adalah jumlah pengguna media sosial yang mengklik berita kini semakin sedikit sejak Donald Trump mundur sebagai Pemimpin Amerika. Perusahaan induk yang menaungi Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu belum berkomentar secara resmi mengenai hal ini. Pekan lalu, Perusahaan yang dikepalai Mark Zuckeberg itu mengumumkan akan memperlambat pertumbuhan tenaga kerjanya akibat perlambatan pertumbuhan pendapatan dalam satu dekade terakhir. ( tbu )



