Intel memperkirakan pendapatan dan laba kuartal kedua dibawah ekspektasi Wall Street ditengah kekhawatiran melemahnya permintaan di pasar terbesarnya, komputer pribadi, dan meningkatnya ketidakpastian rantai pasokan akibat penguncian COVID-19 di Tiongkok. Saham Intel jatuh 5 persen setelah perdagangan reguler di pasar. Intel memperkirakan laba yang disesuaikan kuartal saat ini sebesar 70 sen per saham dengan pendapatan sekitar 18 miliar dolar Amerika. Jumlah itu dibawah perkiraan rata-rata analis 83 sen per saham pada 18 koma 38 miliar dolar Amerika. Namun, pendapatannya 18 koma 4 miliar dolar Amerika, dibandingkan perkiraan rata-rata analis sebesar 18 koma 3 miliar dolar Amerika. ( tbu )



