Keuntungan industri Tiongkok kembali melemah pada Oktober setelah mencatat pertumbuhan selama dua bulan berturut-turut. Biro Statistik Nasional NBS melaporkan, keuntungan industri turun 5,5% secara tahunan pada Oktober, setelah sempat melonjak 21,6% pada September dan 20,4% pada Agustus. Koreksi ini menegaskan masih kuatnya tantangan di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut, meskipun tensi dagang dengan Amerika Serikat menunjukkan tanda mereda. Momentum pertumbuhan merosot tajam, dengan ekspansi ekonomi kuartal ketiga jatuh ke level terlemah dalam setahun. Sepanjang Januari–Oktober, keuntungan industri hanya tumbuh 1,9%, melambat dari pertumbuhan 3,2% pada periode Januari–September. ( tbu )




