OJK beberkan kinerja asuransi dikaitkan dengan  PAYDI

OJK membeberkan kinerja produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI atau unit-linked pada kuartal tiga 2025. OJK mengemukakan total pendapatan premi lini usaha PAYDI pada Januari—September 2025 mencapai 30,67 triliun rupiah, turun 17,57% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara itu, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia AAJI menilai dalam dua hingga tiga tahun terakhir terjadi pergeseran minat masyarakat terhadap produk asuransi jiwa. Saat ini masyarakat cenderung memilih produk asuransi jiwa tradisional untuk proteksi asuransinya, dibandingkan dengan unit-linked. Hal itu tercermin dari data AAJI yang mencatat kontribusi premi tradisional mencapai sekitar 63% terhadap total pendapatan premi. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *