Maskapai-maskapai Amerika Serikat bergegas menata ulang jadwal penerbangan dan menghadapi lonjakan keluhan pelanggan setelah pemerintahan Donald Trump memerintahkan pemangkasan penerbangan di sejumlah bandara utama akibat kekurangan petugas ditengah penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah. Kebijakan yang mulai berlaku Jumat 7 november 2025 ini diperkirakan akan membatalkan hingga 1800 penerbangan per hari, atau sekitar 268 ribu kursi penumpang, menurut data Cirium. Penerbangan internasional tidak terdampak. Menteri Transportasi Sean Duffy memerintahkan pengurangan 10% penerbangan di 40 bandara besar seperti New York, Los Angeles dan Chicago. Namun FAA merevisi kebijakan jadi pengurangan 4% penerbangan domestik mulai Jumat hingga Senin dan naik jadi 10% pada 14 November. ( tbu )




