Produsen chip terkemuka dunia, Intel mencatat laba sebesar 4,1 miliar dolar amerika, atau setara 68 triliun rupiah pada kuartal ketiga 2025. Angka itu melampaui ekspektasi pasar ditengah aksi efisiensi anggaran yang dilakukan perusahaan. Intel juga melaporkan pendapatan yang lebih baik yaitu 13,65 miliar dolar dibandingkan perkiraan 13,14 miliar dolar. Sahamnya juga melonjak 6%. Meski dilakukan efisien, Intel mendapatkan investasi yang cukup menjanjikan yakni dengan dibelinya saham oleh pemerintah Amerika. Presiden Donald Trump mengatakan pembelian saham Intel oleh pemerintah 433,3 juta lembar saham dengan harga 20,47 dolar amerika per lembar saham dengan nilai investasi 8,9 miliar dolar amerika. Selain itu, Intel juga mendapatkan investasi dari SoftBank. ( tbu )



