Perluasan kerja sama perdagangan melalui berbagai perjanjian antara dua negara atau lebih dinilai perlu diikuti dengan harmonisasi aturan agar tidak saling tumpang tindih. Lead Economist Bank Danamon Indonesia Irman Faiz menyampaikan, semakin banyak kesepakatan perdagangan yang dijalin justru berpotensi memunculkan spaghetti bowl effect sehingga mengurangi efektivitas perjanjian dalam mendorong perdagangan nasional. Spaghetti bowl effect adalah kondisi ketika suatu negara memiliki banyak trade agreement dengan negara lain, tetapi masing-masing perjanjian memiliki aturan dan ketentuan berbeda sehingga saling tumpang tindih dan membuat aktivitas perdagangan menjadi lebih kompleks. ( tbu )




