Blue Bird selama sembilan bulan pertama tahun ini mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10,9% menjadi 4,57 triliun rupiah dibanding periode sama tahun lalu. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan bisnis taksi dan non-taksi yang masing-masing mencatatkan kenaikan diatas 10%. Layanan taksi masih jadi kontributor terbesar dengan porsi 70% terhadap total pendapatan. Segmen ini membukukan pertumbuhan 11,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, layanan non-taksi yang mencakup shuttle, rental mobil dan bus, serta layanan mobilitas lainnya menyumbang sekitar 30% terhadap pendapatan perseroan. Segmen tersebut tumbuh 10,1% secara tahunan. Adapun laba bersih BIRD mencapai 474 miliar rupiah hingga September 2026. ( tbu )




