Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika tidak serta-merta memberikan keuntungan lebih besar bagi industri kelapa sawit nasional, termasuk perusahaan yang memiliki eksposur ekspor. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Gapki Eddy Martono mengatakan, pelemahan rupiah juga diikuti kenaikan sejumlah komponen biaya produksi dan operasional industri sawit.( tbu )




