Airbnb akan menyumbangkan sebagian pendapatannya dari setiap pemesanan penginapan untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis melalui organisasi nirlaba Airbnb dot org. Kebijakan baru ini mulai berlaku hari ini dan ditargetkan mampu mengumpulkan dana sebesar 500 juta dollar Amerika atau sekitar 9 triliun rupiah dalam lima tahun kedepan. Dana itu akan digunakan untuk menyediakan satu juta malam penginapan gratis setiap tahunnya bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara akibat bencana maupun situasi krisis lainnya. Melalui model pendanaan baru ini, Airbnb dot org juga akan memperluas bantuan kepada kelompok masyarakat lain, termasuk keluarga yang harus bepergian untuk menjalani perawatan medis serta penyintas kekerasan dalam rumah tangga dan eksploitasi. Menariknya kebijakan ini tidak akan menambah biaya yang harus dibayar tamu maupun mengurangi pendapatan yang diterima tuan rumah.( tbu )




