Alphabet, perusahaan induk Google, mencatatkan laba dan pendapatan yang meleset dari ekspektasi Wall Street. Pengeluaran untuk AI menguras kas perusahaan, yang menyebabkan harga saham Alphabet turun lebih dari 10% dalam perdagangan di luar jam bursa. Alphabet melaporkan arus kas bebas negatif sebesar 9,07 miliar dolar amerika, padahal para analis sebelumnya memperkirakan angka yang mendekati titik impas, menurut data yang dihimpun oleh LSEG. Hasil ini mencerminkan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan AI. Kas perusahaan terkuras di kuartalan ini, lebih besar dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 5,9 miliar dolar amerika, momen dimana perusahaan untuk pertama kalinya mencatatkan arus kas negatif dalam sejarah 22 tahunnya sebagai perusahaan publik. ( tbu )




