Freeport-McMoRan mencatatkan laba kuartal ketiga 2026 yang melampaui estimasi analis Wall Street. Kenaikan harga tembaga berhasil mengimbangi penurunan produksi di kompleks tambang Grasberg Indonesia, yang masih dalam tahap pemulihan pasca-insiden aliran lumpur pada September 2025. Freeport-McMoRan melaporkan laba kuartalan yang disesuaikan sebesar 88 sen per saham, mengungguli estimasi rata-rata analis 81 sen. Capaian ini diraih meskipun produksi tembaga turun 9% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 832 juta pon. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tingkat operasional yang lebih rendah di Grasberg, salah satu kompleks tambang tembaga dan emas terbesar di dunia. ( tbu )




