PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul selama 9 bulan pertama 2026 mencatat laba bersih sebesar 619,1 miliar rupiah. Angka tersebut turun 24,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan laba bersih sejalan dengan penjualan SIDO yang tercatat 2,5 triliun rupiah selama sembilan bulan pertama 2026, turun 8,4%. Penurunan penjualan itu terjadi ditengah kenaikan beban pokok penjualan sebesar 1% menjadi 1,19 triliun rupiah. Dari sisi neraca, total aset SIDO per 30 September 2026 tercatat sebesar 3,65 triliun rupiah, turun 0,9% dibandingkan posisi akhir Desember 2025. ( tbu )




