Nilai tukar rupiah di pasar spot Asia, Senin 26 Oktober, ditutup di level 18.135 per dolar Amerika, atau melemah 0,3% dibanding penutupan Jumat 23 Oktober lalu. Berdasarkan data Bloomberg, level terendah rupiah secara intraday terjadi saat penutupan, seiring pelemahan mayoritas mata uang Asia, dan peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah ditutup anjlok 0,54%. Selanjutnya, rupee India dan yen Jepang sama-sama tertekan 0,16%, dolar Singapura tergelincir 0,09%, dolar Hong Kong turun 0,03%, won Korea Selatan turun 0,009%, ringgit Malaysia melemah tipis 0,007%. Sementara itu, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,04%, disusul, yuan Tiongkok menguat 0,02% terhadap dolar amerika. ( ben )




