Langkah Pemerintah gelontorkan 400 triliun untuk 28 juta keluarga beresiko

Langkah pemerintah menggelontorkan kredit hingga 400 triliun rupiah untuk menjangkau 28 juta keluarga dinilai ekonom berisiko memicu kredit macet dan salah sasaran. Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai, risiko terbesar dari program itu sejatinya bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan potensi salah alokasi pembiayaan. Pasalnya, kelompok sasaran seperti kelompok berpenghasilan rendah memiliki karakteristik pendapatan dan risiko usaha yang beragam. Risiko paling besar pada akhirnya adalah ketika kebijakan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan berubah menjadi ekspansi utang tanpa ekspansi produktivitas. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *