Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim CEO Google Sundar Pichai menolak permintaannya untuk mempertimbangkan penggantian nama Samudra Atlantik menjadi Trump Ocean atau Samudra Trump. Menurut Trump, Pichai beralasan bahwa samudra berbeda dengan danau atau teluk karena berbatasan dengan banyak negara. Setelah menceritakan penolakan tersebut, ia mengisyaratkan akan membatalkan gagasannya. Namun, Google belum mengonfirmasi apakah percakapan antara Trump dan Pichai benar-benar terjadi. Newsweek telah menghubungi perusahaan tersebut untuk meminta tanggapan. Hingga kini, belum ada keputusan resmi untuk mengganti nama Samudra Atlantik menjadi “Trump Ocean”. ( tbu )



