Setidaknya 18 orang tewas setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang Dataran Tinggi Tibet di Tiongkok pada Kamis 22 oktober. Sebanyak 32 orang lainnya terluka, termasuk 11 orang yang mengalami luka serius, menurut laporan China Central Television CCTV yang mengutip pusat komando tanggap darurat di wilayah otonom tersebut. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa 339 rumah roboh. Otoritas setempat di Tibet telah mengerahkan lebih dari 300 personel kepolisian untuk membantu operasi penyelamatan yang masih berlangsung. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, gempa terjadi sekitar 191 kilometer di timur-timur laut Nagqu, Tibet, pada Kamis jam 22.33 waktu setempat. Gempa itu kemudian disusul oleh gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2. Dataran Tinggi Tibet telah mengalami sejumlah gempa bumi besar sejak 1900. ( tbu )



