Menteri Keuangan Suahasil Nazara berkomitmen menjaga keberlanjutan fiskal secara disiplin sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi yang produktif, ditengah ketidakpastian global. Hal itu disampaikan Suahasil dalam Investor Meeting Kementerian Keuangan dengan Bank Indonesia dan Danantara yang diselenggarakan Deutsche Bank di Thailand. Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia terjaga baik dengan defisit APBN dibawah 3% terhadap PDB sembari tetap mempertimbangkan kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan dan melindungi masyarakat. Selain itu, ia mencatat bahwa indikator aktivitas ekonomi domestik juga tetap terjaga. Seperti inflasi Indonesia tercatat sebesar 3,3% pada akhir September 2026. Sementara itu, indeks manufaktur Indonesia PMI kembali berada pada zona ekspansi, yaitu sebesar 52,4 pada September 2026, dan neraca perdagangan juga kembali mencatatkan surplus. ( tbu )




