Seorang mantan insinyur OpenAI berkewarganegaraan Arab Saudi ditangkap oleh agen federal Amerika Serikat atas dugaan memasang perangkat perekam audio tersembunyi di ruang konferensi eksekutif perusahaan AI tersebut. Perangkat itu diduga digunakan untuk merekam komunikasi sensitif perusahaan. Kasus ini menyoroti meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan informasi dalam industri AI. Perusahaan teknologi dan pemerintah kini bersaing ketat untuk memperoleh talenta, teknologi, serta hasil penelitian AI yang berpotensi memberikan keunggulan ekonomi dan strategis. Departemen Kehakiman Amerika serikat menyebut tersangka bernama Abdulrahman Alfozan, berusia 35 tahun. Ia bekerja sebagai insinyur di OpenAI sejak Juli 2025. ( tbu )




