Salah satu pendiri AirAsia Tony Fernandes dikabarkan bertemu dengan pejabat dari Kementerian Keuangan Malaysia dua minggu lalu untuk membahas potensi dukungan pemerintah bagi maskapai penerbangan berbiaya hemat terbesar di Asia Tenggara tersebut. Pembicaraan itu mencerminkan kekhawatiran pemerintah yang kian meningkat mengenai kesehatan keuangan maskapai penerbangan domestik terbesar di negara itu menyusul lonjakan harga bahan bakar pesawat. Diskusi berpusat pada prospek dukungan pemerintah terhadap upaya penggalangan dana AirAsia, dengan syarat maskapai tersebut menyetujui ketentuan yang diusulkan dan kini masih dibahas. Sementara Fernandes mengatakan diskusi itu berfokus pada biaya-biaya terkait penerbangan seperti biaya bandara dan bahan bakar, bukan bantuan keuangan. ( tbu )



