Kementerian Perdagangan Tiongkok mengungkapkan, Tiongkok dan Uni Eropa telah mencapai kesepahaman mengenai perdagangan kendaraan hybrid, setelah perundingan selama dua hari dimana blok tersebut berupaya mengurangi defisit perdagangannya dengan Beijing. Kesepahaman ini dicapai setelah negosiasi intensif, menurut kementerian Tiongkok tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Para pejabat UE merasa khawatir dengan lonjakan tajam impor mobil dari Tiongkok. Impor kendaraan hibrida plug-in ke UE meningkat 86% dalam periode hingga bulan September, disertai penurunan harga sebesar 20%. Lebih dari separuh kendaraan tersebut kini berasal dari Tiongkok, sementara untuk tahun 2025, pangsa impor PHEV dari Tiongkok tercatat 30% dari segi nilai. Diskusi Menteri Perdagangan Wang Wentao dan Sefcovic di Beijing pada Kamis dan Jumat diklaim berlangsung secara pragmatis dan produktif. ( tbu )




