Pabrikan mobil Jerman, Mercedes-Benz, mencatatkan penurunan penjualan pada kuartal tiga 2026, di tengah tekanan pasar otomotif global. Salah satunya, Pelemahan pasar Tiongkok menjadi faktor utama yang menekan kinerja penjualan produsen mobil mewah asal Jerman tersebut. Mercedes-Benz menyebut, penjualan pada bisnis inti mobil penumpangnya turun 8% secara tahunan menjadi 407,2 ribu unit di sepanjang periode Juli hingga September 2026. Pasar Tiongkok, menjadi kontributor penurunan paling signifikan. Di mana Penjualan Mercedes-Benz di Tiongkok pada kuartal ke-3 anjlok 31% secara tahunan menjadi 86,8 ribu unit. Penurunan juga terjadi pada segmen Top-End, yang mencakup kendaraan Mercedes-Benz dengan posisi paling premium. ( ben )




