Presiden Amerika Serikat Donald Trump membentuk badan baru yang bertugas mengoordinasikan kebijakan pemerintah Amerika terkait AI. Trump menamai badan tersebut Super Intelligence Force SIF dan menunjuk Direktur Intelijen Nasional Amerika Jay Clayton untuk memimpinnya. Pembentukan SIF diumumkan Trump Minggu 4 oktober 2026, beberapa hari setelah pemerintah Amerika mengumpulkan sejumlah pimpinan perusahaan teknologi AI di Gedung Putih. Trump mengatakan SIF dibentuk untuk mengoordinasikan upaya pemerintah federal agar Amerika Serikat tetap menjadi pemimpin dunia dalam pengembangan “super intelligence”, istilah yang kini digunakan pemerintahannya untuk menyebut AI. Badan tersebut juga akan menjadi penghubung pemerintah Amerika dengan sejumlah pihak diluar pemerintahan, termasuk konsumen, kelompok kepentingan publik, organisasi keagamaan, penyedia infrastruktur kritis, dan perusahaan AI. ( tbu )




