Emiten transportasi udara, AirAsia Indonesia atau CMPP, menyiapkan sejumlah opsi untuk memulihkan posisi ekuitas negative, seiring penghentian sementara perdagangan saham atau suspen yang di terapkan Bursa Efek Indonesia. Saat ini, perusahaan tengah melakukan evaluasi dan kajian internal bersama pemegang saham mayoritas untuk menentukan langkah strategis perbaikan struktur permodalannya. Untuk mendukung proses tersebut, AirAsia Indonesia juga menggunakan jasa penasihat eksternal. Setidaknya terdapat tiga alternatif yang sedang dipertimbangkan untuk memulihkan kondisi ekuitas. Opsi pertama adalah restrukturisasi utang dagang dan liabilitas sewa, kedua penambahan modal melalui rights issue, ketiga Penambahan Modal melalui private placement. ( ben )




