Singapura menjadi negara dengan impor minyak terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2025. Negara itu mengimpor sekitar 2,8 juta barel minyak mentah dan produk minyak per hari. Dengan volume tersebut, Singapura menempati posisi keenam terbesar di dunia dan menyumbang sekitar 3,7% dari total impor minyak global. Posisi Singapura sebagai importir minyak terbesar di Asia Tenggara tidak terlepas dari perannya sebagai salah satu pusat pengolahan minyak utama di kawasan. Singapura merupakan salah satu pusat penyulingan minyak terbesar di Asia Tenggara. Laporan S and P Global pada Februari 2026 mencatat Singapura memiliki kapasitas penyulingan sekitar 1,27 juta barel per hari. Negara yang menjadi pusat penyulingan seperti Singapura dapat mencatat impor dalam jumlah besar lantaran minyak yang masuk tidak seluruhnya digunakan untuk konsumsi domestik. ( tbu )




