Produksi industri Jepang turun secara tak terduga pada Agustus 2026, menambah indikasi tekanan terhadap sektor manufaktur Negeri Sakura. Data pemerintah Jepang yang dirilis Rabu 30 September 2026 menunjukkan, produksi industri turun 1,7% pada Agustus dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi yang kedua secara beruntun. Hasil itu berlawanan dengan ekspektasi pasar. Dalam jajak pendapat Reuters, ekonom sebelumnya memperkirakan produksi industri Jepang justru tumbuh 1,7% pada Agustus. Penurunan produksi terutama dipengaruhi oleh sektor kendaraan bermotor. Produksi kendaraan turun 6,8% secara bulanan setelah aktivitas operasional terganggu gempa bumi dan topan. Selain itu, produksi mesin untuk keperluan umum dan bisnis turun 6% pada periode yang sama. ( tbu )




