Perbankan domestik masih mencatatkan pertumbuhan pembiayaan Electric Vehicle atau EV, meski di saat yang sama kredit kendaraan bermotor atau KKB secara keseluruhan masih kontraksi. Emiten Bank Central Asia atau BBCA, juga mencatatkan pertumbuhan solid di segmen pembiayaan kendaraan listrik, yang sampai akhir bulan Juni melampaui 4 triliun rupiah, atau meningkat 25% secara tahunan. Direktur BCA Vera Eve Lim mengatakan, permintaan kredit kendaraan listrik saat ini mulai mendekati pembiayaan kendaraan konvensional berbahan bakar bensin maupun hybrid. BBCA mengatakan, pergeseran minat masyarakat ke kendaraan listrik turut memengaruhi nilai kredit yang disalurkan BCA, mengingat, harga mobil listrik yang dibiayai umumnya lebih rendah dibanding kendaraan konvensional. ( ben )




