Menteri Keuangan Suahasil Nazara memproyeksikan pertumbuhan ekonomi diparuh kedua 2026 mencapai 5,5%. Suahasil menyebut bahwa meski pertumbuhan tersebut cukup baik, namun Suahasil tetap membidik pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Ditengah kondisi geopolitik yang tidak menentu, perekonomian Indonesia masih cukup resilient dengan pertumbuhan ekonomi di semester satu 2026 mencapai 5,45% dan pertumbuhan kredit sebesar 13%. Ini adalah indikator-indikator yang baik buat fundamental Indonesia. Sebelumnya, Presiden Prabowo melaporkan pertumbuhan ekonomi hingga semester satu 2026 mencapai 5,45% sementara pada kuartal satu 2026 tumbuh 5,61%. Menurutnya, angkaitu merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir. ( tbu )




