Indikator utama harga konsumen Singapura naik 2,2% pada bulan Agustus dibandingkan tahun sebelumnya; angka ini merupakan tingkat tertinggi dalam hampir dua tahun. Tingkat inflasi inti ini berada diatas perkiraan median sebesar 2,1% dari jajak pendapat Reuters maupun angka bulan Juli sebesar 2,0%. Berdasarkan data resmi, angka ini merupakan tingkat tertinggi sejak September 2024, saat inflasi inti tercatat sebesar 2,8%. Inflasi umum tercatat sebesar 2,3% secara tahunan pada bulan Agustus, sesuai dengan perkiraan jajak pendapat. Bank sentral sebelumnya memperkirakan inflasi akan naik mulai bulan Juli dan tetap tinggi hingga paruh pertama tahun depan. Bank sentral memperketat kebijakan moneter pada akhir Juli, dengan alasan adanya risiko inflasi akibat tingginya harga energi. ( tbu )




