PT Tigaraksa Satria masih menghadapi tantangan daya beli masyarakat hingga menjelang akhir kuartal tiga 2026. Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang membayangi upaya perusahaan mengejar target laba tahun ini. TGKA menargetkan laba tahun berjalan sebesar 408,4 miliar rupiah pada 2026. Target itu hanya tumbuh sekitar 1,7% dibandingkan 2025. Kinerja perusahaan di bisnis fast moving consumer goods FMCG sangat dipengaruhi kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat. Menjelang penutupan Kuartal ketiga 2026, pihaknya melihat perkembangan kinerja perusahaan bergerak secara dinamis dan menantang. Tekanan terhadap daya beli antara lain berasal dari kondisi eksternal seperti harga minyak global yang tinggi, penguatan dolar Amerika, serta kebijakan moneter The Fed yang masih hawkish. Kondisi tersebut membuat konsumen cenderung lebih berhati-hati dalam menentukan pengeluaran. ( tbu )




