Mentan Andi Amran Sulaiman ungkap dugaan penipuan beras fortifikasi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan penipuan beras fortifikasi yang diperkirakan menimbulkan kerugian konsumen hingga 89 triliun rupiah. Amran menyampaikan bahwa berdasarkan perhitungan cermat, sekitar 90% produk beras fortifikasi yang beredar di pasaran tidak memenuhi standar kandungan gizi yang dipersyaratkan. Amran menjelaskan dugaan manipulasi ini terlihat dari lonjakan harga jual yang sangat tinggi. Produk beras fortifikasi dijual hingga mencapai 57 ribu rupiah per kilogram, padahal harga wajarnya berada dikisaran 13 ribu per kilogram. Selisih harga yang mencapai 44 ribu per kilogram itu disinyalir sebagai bentuk penipuan label kemasan, mengingat biaya tambahan untuk proses produksi fortifikasi vitamin sebenarnya hanya sekitar 1000 per kilogram. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *