Pelaku industri pengguna gas bumi kembali menghadapi persoalan pasokan Harga Gas Bumi Tertentu HGBT di Jawa Bagian Barat. Pasokan yang belum sesuai alokasi pemerintah serta pembatasan penggunaan gas berpotensi menekan utilisasi dan daya saing industri manufaktur. Realisasi pasokan gas HGBT di Jawa Barat saat ini baru 88 sampai 90% dari alokasi yang ditetapkan dalam Kepmen ESDM. Selain volume pasokan, persoalan juga muncul dari harga gas untuk kebutuhan yang tidak terpenuhi melalui alokasi HGBT. Pada Agustus lalu hanya sekitar 40% pasokan yang dikenakan harga 13 dolar amerika per MMBTU, sementara 60% lainnya dibanderol sekitar 15,6 dolar amerika per MMBTU. Memasuki September, persoalan pasokan kembali mencuat setelah PGN menyampaikan surat kepada pelanggan di Jawa Bagian Barat terkait pembatasan pasokan HGBT hingga 80% dari volume kontrak minimum dalam Perjanjian Jual Beli Gas. ( tbu)




