Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bank secara massal bagi hingga 200 juta warga Indonesia untuk memperkuat ekosistem penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran. Namun, target 200 juta rekening baru itu memunculkan pertanyaan mengenai kebutuhan dan efektivitas program. Pasalnya, LPS mencatat jumlah masyarakat usia produktif yang belum memiliki rekening pada 2026 hanya sekitar 15,3 juta orang. Disisi lain, jumlah rekening bank dengan saldo hingga 100 juta telah mencapai 693,97 juta rekening per Juli 2026. Dengan target pembukaan 200 juta rekening baru, terdapat potensi masyarakat yang sudah memiliki rekening kembali membuka rekening tambahan. ( tbu )




