MediaTek melaporkan lonjakan penjualan bulanan sebesar 44%, didorong oleh bisnis chip AI yang sedang berkembang, termasuk dari klien seperti Google milik Alphabet. Pendapatan pada bulan Agustus naik menjadi 64,2 miliar dolar taiwan atau 2 miliar dolar amerika. Para analis secara rata-rata memperkirakan pertumbuhan penjualan sebesar 10% pada kuartal ini. Produsen chip asal Taiwan ini semakin mendapatkan momentum menjelang rencana untuk memulai produksi massal chip AI pertamanya yang disesuaikan untuk penyedia layanan cloud besar Amerika Serikat pada kuartal keempat. Para analis mengatakan pelanggan tersebut, yang belum disebutkan namanya oleh MediaTek, adalah Google. Bisnis AI yang masih baru ini membantu perusahaan mengimbangi penurunan di pasar ponsel pintar Android, di mana MediaTek bersaing dengan Qualcomm yang berbasis di Amerika untuk mendapatkan pesanan prosesor seluler. ( tbu )




