Tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam atau SDA strategis Indonesia bakal memasuki babak baru. PT Danantara Sumberdaya Indonesia Persero atau DSI akan menjalankan mandat sebagai perantara tunggal untuk memastikan transparansi transaksi antara eksportir dan pembeli di luar negeri. Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan bahwa pada saat ini DSI akan fokus mengawal ekspor tiga komoditas SDA strategis, yakni batubara, minyak sawit atau Crude Palm Oil dan paduan besi atau ferroalloy. Rosan menegaskan kehadiran DSI tidak akan mengubah hubungan komersial yang telah terjalin antara eksportir dan pembeli. ( ben)




