Pemerintahan Presiden Donald Trump, Senin 24 Agustus, mengumumkan kemungkinan perluasan sanksi terhadap negara-negara yang berbisnis dengan Iran sebagai bagian dari langkah yang disebutnya sebagai Economic D-Day, namun belum sampai pada tahap benar-benar menjatuhkan sanksi tersebut. Saat konflik dengan Iran mendekati enam bulan berlangsung, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan pemerintah Washington meluncurkan serangan ekonomi, terhadap jaringan keuangan Iran di seluruh dunia. Namun, Scott Bessent menolak menyebutkan negara mana saja yang akan menjadi sasaran atau kapan sanksi tersebut akan mulai berlaku. sanksi baru terhadap 60 individu, entitas, dan kapal. Namun daftar tersebut tidak mencakup institusi keuangan Tiongkok yang diduga memfasilitasi perdagangan minyak Iran. ( ben )
1




