Perusahaan farmasi dan kimia, Bayer, terus memperkuat jejak bisnisnya di Indonesia melalui investasi dan inovasi berkelanjutan. Salah satunya dilakukan dengan menggelontorkan investasi sebesar 99 miliar rupiah untuk pengembangan lini produksi, termasuk fasilitas manufaktur dan kegiatan riset dan pengembangan. Investasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas manufaktur lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi produk kesehatan Bayer. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, fasilitas ini juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan pasar global. Salah satu produk yang diproduksi melalui fasilitas tersebut adalah multiple micronutrient supplements atau MMS. Kapasitas produksinya mencapai hingga 1,2 miliar tablet MMS per tahun, baik dalam kemasan botol maupun blister. MMS merupakan suplemen prenatal berstandar United Nations International Multiple Micronutrient Antenatal Preparation, yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan ibu selama masa kehamilan. ( ben )




