Pemerintah menetapkan kuota program konversi motor BBM ke motor listrik dalam RAPBN 2027 sebanyak 63 ribu unit, dari target total pada 2029 sejumlah 6 juta unit. Kendati begitu, nominal subsidi konversi motor listrik dan rencana implementasi kebijakan tersebut masih belum dijelaskan. Disisi lain, pemerintah juga memastikan program pemanfaatan kompor listrik bakal dilakukan pada 2027, tetapi volume dan nominal subsidi tak dijelaskan. Selain konversi motor listrik dan kompor listrik, pemerintah juga bakal memperkuat kebijakan mandatori biodiesel B50 pada 2027 dan menargetkan mandatori bioetanol 5% atau E5 pada 2028. Kemudian, program PLTS berkapasitas total 100 gigawatt juga masuk sebagai program prioritas. Lalu, memprioritaskan pembangunan pembangkit listrik tenaga air PLTA berskala besar. ( tbu )




