Pemerintah dinilai perlu memperkuat keempat aspek tersebut agar dunia usaha tetap memiliki ruang untuk berinvestasi dan menciptakan lapangan kerja. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI, mengidentifikasi empat tantangan yang perlu menjadi perhatian pemerintah untuk menjaga momentum ekspansi dunia usaha pada tahun depan. Keempat tantangan tersebut mencakup daya beli, pembiayaan, kepastian regulasi, dan biaya menjalankan usaha. Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat HIPMI Anthony Leong mengatakan, keempat faktor tersebut akan menjadi pertimbangan penting bagi pelaku usaha dalam menentukan keputusan ekspansi dan investasi pada 2027. Menurutnya, daya beli masyarakat menjadi salah satu perhatian utama, lantaran konsumsi merupakan penopang permintaan terhadap berbagai produk dan jasa. Pertumbuhan permintaan yang kuat akan memberikan ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus melakukan ekspansi. ( ben )




