Singapore Telecommunications atau Singtel mencatat kenaikan laba bersih yang mendasari sebesar 21% pada kuartal pertama tahun buku 2026. Kinerja positif itu terutama ditopang oleh kontribusi yang lebih kuat dari perusahaan-perusahaan asosiasi di Asia, sehingga mampu mengimbangi pelemahan bisnis Singtel di pasar domestik. Singtel membukukan laba bersih sebesar 831 juta dolar singapura atau sekitar 649,22 juta dolar amerika untuk tiga bulan yang berakhir 30 Juni 2026. Capaian itu meningkat dibandingkan 686 juta dolar singapura pada periode sama tahun lalu. Kontribusi setelah pajak dari perusahaan asosiasi regional Singtel meningkat 16,1%. Kenaikan itu terutama didorong oleh peningkatan keuntungan dari Bharti Airtel di India dan Advanced Info Service di Thailand. ( tbu )




