108 sekolah di Divisi Serian, Sarawak, Malaysia, ditutup sementara setelah kualitas udara di wilayah tersebut memburuk hingga masuk kategori sangat tidak sehat. Penutupan dilakukan setelah Indeks Pencemaran Udara atau Air Pollutant Index API di Serian mencapai 202 dan Tebedu 212. Kondisi ini salah satunya dipicu ribuan titik kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Indonesia. Kondisi serupa, meski dengan tingkat yang lebih rendah, juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Sarawak. 11 wilayah, yakni Kuching, Samarahan, Sri Aman, Sarikei, Sibu, Bintulu, Samalaju, Miri, Lundu, Lubok Antu, dan Lawas, mencatat API antara 101 hingga 200 yang masuk kategori tidak sehat. ( tbu )




