Ekonom sekaligus Anggota Dewan Ekonomi Nasional, Chatib Basri mengatakan, Institusi yang kuat memang tidak serta-merta membuat ekonomi tumbuh lebih cepat. Namun, institusi yang kokoh memastikan kapal perekonomian tidak karam ketika badai datang. Kualitas institusi, antara lain independensi peradilan, kontrol legislatif, dan supremasi hukum, tidak berkorelasi kuat dengan kecepatan pertumbuhan. Ekonomi tetap dapat tumbuh sekitar 5%, baik ketika institusi kuat maupun lemah. Bedanya, volatilitas pertumbuhan jauh lebih rendah ketika institusi kuat. Chatib menyerukan pesan itu dalam Breakfast Forum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Forum ini membahas cara menjaga ambisi menuju Indonesia Emas 2045 ditengah keterbatasan fiskal dan kelembagaan. ( tbu )




